AMarkets App

AMarkets App

Aplikasi perdagangan terbaik

peringkat aplikasi

Indikator Trading Scalping Untuk Pemula

Dalam forex indikator adalah ibarat sebuah kompas dan bisa digunakan oleh para trader. Pemilihan indikator dalam trading disesuaikan dengan gaya trading masing-masing baik itu long term trading maupun short term. Gaya trading short sering juga disebutkan dengan scalping. Dari gaya trading tersebut ada beberapa yang sering digunakan oleh para trader. Pada edisi kali ini kita akan membahasa tentang gaya trading pendek atau sering disebut Scalping dan indikator apa saja yang dianggap paling akurat digunakan dalam trading.

Setiap trader biasanya mempunyai gaya dan ciri dalam trading. Ada tipikal yang senang intraday trading, swing trading maupun gaya cepat scalping. Gaya trading scalping ini diyakini bisa memberikan profit yang sangat banyak dalam ukuran waktu yang singkat. Perbadaan gaya trading tersebut membuat kita membutuhkan alat penunjang pendukung berupa indikator yang digunakan dalam setingan yang berbeda pula. Secara garis besar ada beberapa indikator sering digunakan dalam trading forex yaitu osilator, volume ataupun sistem trend.

Ciri dan gaya trading ini sangat dipengaruhi oleh sistem trading tersebut dan telah di coba oleh para trader dalam jangka waktu yang berbeda-beda, ada yang dalam jangka waktu bulanan ataupun tahunan. Hal ini disebebkan karena gaya tersebut dicoba agar bisa mengetahui seberapa besar profit yang diperoleh dengan menggunakan cara tersebut. Oleh karena itu setiap orang mempunyai gaya trading yang berbeda, misalnya trader yang trading dengan gaya scalping belum tentu cocok dengan gaya long term atau swing karena perbedaan sistem trading yang diterapkan.

Indikator Scalping Untuk Pemula

Pada kali ini kita akan membahasa tentang gaya trading scalping terutama untuk para pemula. Gaya trading ini sangat simple dan pernah dicoba oleh sebagian besar trader. Mengapa scalping tertarik dicoba? Jawabanya adalah karena gaya scalping mampu menghasilkan banyak keuntungan. Tapi dengan gaya ini, anda diwajibkan untuk mempunyai waktu tambahan serta tenaga yang extra untuk melakukan trading.

Penggunaan indikator yang tepat sangat membantu kesuksesan scalping. Ada beberapa indikator dalam trading gaya scalping yang akurat serta sering digunakan oleh para trader. Akan tetapi indikator tersebut harus disesuaikan dengan gaya trading para trader sehingga memperoleh profit yang maksimal dan konsisten.

Berikut ini kami coba menyajikan beberapa indikator yang sering digunakan oleh para trader dengan gaya trading scaling dalam trading forex.

Moving Average

Indikator ini adalah salah satu indikator yang paling simple serta mudah dalam penggunaannya dan tersedia dalam semua platform trading, Moving Average merupakan indi favorit bagi banyak scalper. Moving Average atau sering disingkat dengan MA, dalam penggunaanya sangat mudah terutama untuk trader pemula. Trader hanya dibutuhkan untuk menentukan Time frame, menentukan kombinasi beberapa garis MA, menguji keandalannya lalu bisa digunakan.

Dalam penggunaan Moving Average, para trader perlu memperhatikan Time Frame H1 untuk melihat trend besarnya, lalu memilih TF yang kecil misalnya M15 untuk menentukan posisi perdagangan. Para trader bisa menggunakan beberapa kombinasi moving average. Pada kali ini kami merekomdasikan menggunakan EMA 5, EMA 10, EMA 20 dan EMA 50. Penggunaan Moving Average ini adalah sebagai penunjuk arah trend. Jika mulai menembus maka ini adalah sinyal dalam pembalikan trend.

Gambar 1 – Moving Average

Bollinger Band

Indikator Bollinger Band sangat cocok untuk gaya trading scalping. Dengan setingan default serta penggunaan Time Frame yang rendah maka sangat akurat dalam trading scalping. Kami memberikan sedikit solusi dalam trading scaping menggunakan Bollinger band dalam penggunaanya yaitu menggunakan Bollinger Band periode 12 dengan standard deviation 2 serta digunakan di Time Frame 5.

Jika harga menyentuh Lower Band maka lakukan proses Buy dan apabila harga menyentuh Upper Band maka lakukanlah Sell. Indikator ini sangat efektif digunakan saat kondisi market sedang sideways dan bisa membawa petaka apabila digunakan disaat situasi market sedang trending. Hal ini disebabkan karena Bollinger Band seringkali gagal mendeteksi adanya penembusan.

Gambar 2 – Bollinger Band

Stochastic Oscillator

Indikator selanjutya adalah Stochastic. Indikator ini sangat berbeda dalam penggunaanya terutama dengan Moving Average maupun Bollinger Band karena penggunaan indikator ini digunakan tidak berdiri sendiri atau sebagai indikator tunggal akan tetapi sebagai indikator pelengkap karena digabungkan dengan indikator lainnya. Oleh karena itu indikator ini selalu digunakan sebagai kombinasi dengan indikator lainnya misalnya dengan Moving Average atau dengan Bollinger Band.

Dalam rekomendasi kami adalah mengkombinasikan Stochastic dengan SMA 200. Dalam kasus ini SMA 200 digunakan sebagai pembatas dalam hal ini membatasi antara pasar Bullish dan Bearish. Gunakan Time Frame 5 dan kemudia gunakan stochastic. Apabila konsisi pasar Bullish maka gunakan crossover stochastic untuk mengincar sinyal Buy. Sebaliknya jika pasar Bearish maka kita harus mengincar pasar Sell. Disamping itu yang paling utama adalah pemilihan pair yang tepat dalam trading terutama pair dengan tingkat volalitas yang tinggi karena sangat bagus dalam melakukan gaya scaping saat pasar sedang mengalami volalitas yang tinggi.

Gambar 3 – Stochastic

Kesimpulan

Penggunaan indikator yang tepat sangat membantu anda memperoleh hasil trading yang maksimal dengan menggunakan gaya trading Scalping. Ada beberapa indikator lain yang bisa digunakan dalam scalping, namun edisi kali ini kita membahasa 3 indikator yang sering digunakan dan sangat mudah dalam scalping terutama buat pemula.

Perlu diingat dalam scalping Time Frame yang digunakan adalah Time Frame Pendek M1, M5 dan maksimal M15, dan yang paling penting adalah gunakanlah pair yang memiliki tingkat volalitas yang tinggi terutama mayor pair serta pair yang mempunyai spread yang rendah karena secara umum pair jenis ini yang dianggap terbaik untuk para scalper.